Sejarah Rumah Ibadah Cordoba Spanyol – Rumah Ibadah Umat Islam Cordoba, pula diketahui selaku Masjid- Katedral Cordoba ataupun Rumah Ibadah Umat Islam Agung Cordoba, ialah Rumah Ibadah Umat Islam Islam di Cordoba, Spanyol yang diganti jadi basilika Kristen pada era ke- 13.

Sejarah Rumah Ibadah Cordoba Spanyol

Sejarah Rumah Ibadah Cordoba Spanyol
travel.kompas.com

Madrid11 – Masjid- katedral itu ialah gedung yang memukai untuk 2 agama serta adat yang membuat Andalusia– Islam serta Kristen.

Karena, mengambil The Culture Trip, gedung itu mempunyai suatu gereja Renaisans yang terdapat pas di atas gedung yang tadinya ialah Rumah Ibadah Umat Islam sangat berarti di kerajaan Islam.

Baca Juga : Tour Wisata Di Kota Madrid

Mengutip Britannica, bentuk asli gedung itu dibentuk oleh Abd ar- Rahman I berlaku seperti penguasa Bangsa Umayyad pada 784– 786.

Gedung itu setelah itu diperbesar pada era ke- 9 serta ke- 10, membuat dimensi Masjid- Katedral Cordoba lebih besar 2 kali bekuk serta buatnya salah satu gedung bersih terbanyak di bumi Islam.

Sedangkan itu mengutip Lonely Planet, saat sebelum masjid- katedral itu dibuat, Abd ar- Rahman I membeli separuh dari gereja Visigoth San Vicente.

Perihal ini dicoba supaya komunitas Mukmin dapat melakukan doa Jumat. Setelah itu pada 784, ia membeli setengahnya lagi buat membuat suatu Rumah Ibadah Umat Islam terkini.

Baca Juga : Paus Fransiskus Ingatkan Jamaah Kristen Irak

3 perpanjangan setelah itu nyaris membuat masjid- katedral itu mempunyai besar gedung 4 kali bekuk dari dimensi tadinya yang dapat diamati dikala ini.

Asal usul terjadinya Masjid- Katedral Cordoba

Awal mulanya, tempat berdirinya gedung itu ialah rumah untuk kuil Romawi yang setelah itu digantikan oleh gereja Visigoth San Vicente.

Pada 711 dikala bangsa Moor mengutip ganti Andalusia dari banyak orang Kristen, bentuk gereja itu dipecah jadi 2 bagian serta dipakai selaku tempat ibadah oleh pemeluk Mukmin serta Kristen.

Panorama alam itu ialah suatu tindakan keterbukaan yang luar lazim bila memandang era itu.

Setelah itu, pada 784 atas perintah Emir Abd al- Rahman, gereja itu dihancurkan serta pembangunan Rumah Ibadah Umat Islam juga diawali. Pembangunan berjalan sepanjang lebih dari 2 era.

Tahap terakhir pembangunan terjalin pada akhir era ke- 10. Pada dikala itu, kerajaan Islam terletak dalam posisi sangat kokoh.

Buat menguatkan daya bangsa Moor di wilayah- wilayah Kristen Spanyol, Al- Mansur—prajurit yang ditakuti—memulai serbuan lewat utara Spanyol.

Dikala mereka merambah Santiago de Compostela, ia mempertimbangkan metode yang pintar buat membuat musuh- musuhnya marah.

Awal, ia menunggang jaran langsung ke basilika kota serta membiarkan kudanya minum dari kolam bersih.

Berikutnya, Mansur mengutip bel gedung itu serta membawanya ke Cordoba buat dilelehkan serta dijadikan lampu buat Rumah Ibadah Umat Islam kota Cordoba.

Pada 1236, Cordoba kembali didapat ganti oleh banyak orang Kristen. Raja Ferdinand III lekas menginstruksikan corong Rumah Ibadah Umat Islam buat dibawa kembali ke Santiago de Compostela buat diganti kembali jadi bel.

Berikutnya, raja- raja Kristen selanjutnya mengganti serta meningkatkan sebagian fitur ke Rumah Ibadah Umat Islam itu tanpa menghancurkannya. Walhasil, Rumah Ibadah Umat Islam Cordoba berganti jadi Masjid- Katedral Cordoba.

Style arsitektur yang unik

Masjid- Katedral Cordoba, bagi Unesco, merepresentasikan pendapatan berseni yang istimewa sebab dimensi serta tingginya lelangit gedung itu.

Gedung itu ialah saksi yang tidak tergantikan dari era kekhalifahan di Cordoba, serta ialah tugu yang sangat menandakan arsitektur agama Islam.

Masjid- katedral itu pula amat mempengaruhi seni Islam Barat semenjak era ke- 8. Serupa semacam style neo- Moor pada era ke- 19.

Metode pembangunan masjid- katedral juga sudah mempengaruhi adat Arab serta Kristen semenjak era ke- 8.

Style arsitektur Masjid- Katedral Cordoba mencampurkan banyak banget angka berseni Timur serta Barat.

Mereka pula melingkupi unsur- unsur yang pada dikala itu belum terdengar dalam arsitektur keimanan Islam.

Terdapat juga yang diartikan style arsitektur yang belum terdengar merupakan pemakaian lengkungan dobel buat menopang asbes.

Fitur- fitur menarik dalam Masjid- Katedral Cordoba

1. Patio de los Naranjos

Patio de los Naranjos
ar.pinterest.com

Laman yang dipadati dengan tumbuhan sitrus, palem, pinus, serta air mancur membuat pintu masuk ke Rumah Ibadah Umat Islam itu.

Patio de los Naranjos tadinya ialah suatu tempat buat berwudhu.

Pintu masuk yang sangat luar biasa di zona itu merupakan Puerta del Perdon, gerbang Mudejar( style arsitektur Iberia pada era medio) dari era ke- 14 yang terletak di sisi tower bel.

2. Tower lonceng

Tower lonceng
travel.kompas.com

Sehabis virus corona selesai serta mau bertamu ke Masjid- Katedral Cordoba, kalian dapat coba menaiki tower ini.

Tower setinggi 54 m itu menyuguhkan pemandangan bagus lewat ujung penglihatan kukila dari gedung penting Rumah Ibadah Umat Islam.

Awal mulanya, tower itu dibentuk oleh Abd ar- Rahman III pada 951– 952 selaku tower Rumah Ibadah Umat Islam( minaret).

3. Bidang dalamnya masjid- katedral

Bidang dalamnya masjid- katedral
m.guideku.com

Tempat beribadah laki- laki terletak di argamasa, suatu zona yang lantainya dibuat dari kapus serta pasir bercorak kemerahan.

Atapnya yang latar dihiasi oleh kencana serta corak aneka warna. Asbes itu ditopang oleh lengkungan bercorek yang berikan opini tengah terletak di hutan tumbuhan kurma.

Lengkungan- lengkungan itu tadinya bertumpu pada 1. 293 kolom. Tetapi dikala ini cuma tertinggal 856 kolom saja.

Ruang doa Abd ar- Rahman awal mulanya dipecah jadi 11 ruang beribadah oleh lengkungan yang dihiasi oleh bata merah serta batu putih.

Kolom lengkungan itu ialah kombinasi dari materi- materi yang digabungkan dari gereja Visigoth San Vicente.

4. Katedral

katedral Cordoba Spanyol
travel.kompas.com

Basilika di gedung itu menginginkan durasi nyaris 250 tahun( 1523– 1766) buat dituntaskan.

Oleh sebab itu, style aristekturnya amat beraneka ragam. Mulai dari style plateresque( aksi arsitektur khas Spanyol), Renaisans akhir, sampai barok Spanyol yang elegan.

Fitur yang lain merupakan bagian balik mazbah( retable) yang dibuat dari batuan agung Jasper serta marbel merah dari era ke- 17 kepunyaan Walikota Capilla.

Terdapat pula tempat buat paduan suara dari mahoni yang bagus yang diukir pada era ke- 18 oleh Pedro Duque Cornejo.

Rumah Ibadah Umat Islam berumur yang lain yang diganti jadi gereja

Tidak hanya Masjid- Katedral Cordoba, Rumah Ibadah Umat Islam Cristo de la Luz yang terdapat di Toledo ialah Rumah Ibadah Umat Islam yang telah terdapat semenjak era Moor.

Rumah Ibadah Umat Islam itu mempunyai jejak arsitektur penakluk Mukmin era medio di Toledo yang sedang dapat diamati dikala ini.

Rumah Ibadah Umat Islam yang dibentuk dekat 1000 Kristen itu pula diganti jadi suatu gereja. Tetapi kubah serta gerbang aslinya aman.

Please follow and like us: